Without you - 4
Di lampu merah dekat lapangan gasibu, saat hari minggu biasanya berubah jadi pasar. Terjebak lampu merah disana membuat tristan mengingat kembali kenangannya bersama friska. "Berapaan bang?" friska memegang celengan tanah liat "50 rebu neng" "Beli satu bang nih uangnya" friska memberikan uang selembar 50.000 "Nih plastiknya neng" "Gak usah bang disimpen di tas aja" (go green gais kurangi penggunaan plastik yah) "Oohh makasih neng" "Gitu doang?" Tanya tristan "Apa?" "Gak nawar gitu?, langsung beli?" Heran tristan "Nggak, aku gak bisa nawar" "Padahal lumayan loh di tempat itu harga segitu bisa dapet 2" tristan menunjuk penjual yang menjual barang yang sama dengan tulisan harga Rp.25.000 "Beda kualitas kali tris" "Sama ah, coba aja cek" kami menghampiri penjual itu dan membandingkan barang dagangannya dengan yang sudah friska beli "Anjir sama banget tris...