Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2020

Without you - 4

Di lampu merah dekat lapangan gasibu, saat hari minggu biasanya berubah jadi pasar. Terjebak lampu merah disana membuat tristan mengingat kembali kenangannya bersama friska. "Berapaan bang?" friska memegang celengan tanah liat "50 rebu neng" "Beli satu bang nih uangnya" friska memberikan uang selembar 50.000 "Nih plastiknya neng" "Gak usah bang disimpen di tas aja" (go green gais kurangi penggunaan plastik yah) "Oohh makasih neng" "Gitu doang?" Tanya tristan "Apa?" "Gak nawar gitu?, langsung beli?" Heran tristan "Nggak, aku gak bisa nawar" "Padahal lumayan loh di tempat itu harga segitu bisa dapet 2" tristan menunjuk penjual yang menjual barang yang sama dengan tulisan harga Rp.25.000 "Beda kualitas kali tris" "Sama ah, coba aja cek" kami menghampiri penjual itu dan membandingkan barang dagangannya dengan yang sudah friska beli "Anjir sama banget tris...

Without you - 3

Ada apa denganku hari ini. Aku seperti akan ditinggalkan 2 orang yang berharga dalam satu hari. Kenapa bukan aku saja yang pergi?, aku tidak sanggup menjalani ini semua sendiri. Mungkin ini waktunya aku mengatakan selamat tinggal.   Maaf sempat hilang 6 hari sempat kehabisan ide cerita, maklum masih amatuir (amatir dan tuir, huhuhu)  Senin, 11 mei 2020 jam istirahat "Fris" tristan memanggil di dekat pos security tempat kerjanya "Hai, tris" aku membalas sapaan dan tersenyum, mungkin hari ini aku harus menyelesaikan semuanya "Makan siang bareng yu?"  "Hayu, dimana? "Menurut kamu dimana?, jangan jawab terserah" "Okee ditempat biasa aja kalo gitu" "Okke" "Tunggu!" Tiba-tiba aku berhenti jalan "Aku cek dompet aku dulu" "Hahaha, gak apa apa kali gak bawa juga, aku yang bayar fris" "Gak mau, udah aman, ada ko, yu" aku berjalan mendahului tristan Di tempat makan "Kamu kemana aja sih fr...

Without you - 2

"Tuhan tau ada yang belum selesai antara kamu sama tristan, lari bukan cara yang tepat buat hadapi masalah fris dan ini waktunya, ini kesempatan buat kamu hadapi buat cari tau apa yang sebenernya terjadi, bagaimana perasaan tristan sebenernya, kamu tau kan tristan selama ini nyariin kamu?" Hai hai ini cerita selanjutnya semoga sukaaa Flashback "Tok tok, tris jalan yuk?" Seorang perempuan muncul dibalik pintu "Kemana di?" "Ke taman bumsil yuk?" Ajakan dian mengingatkannya pada friska dulu, 2015 setelah uas "Ke taman bumsil yu?, kali aja airnya deras terus kita kebawa arus. Ngeeeng" friska memperagakan seolah-olah sedang naik motor "Gilaa!, yaudah hayu" tapi di perjalanan tiba-tiba hujan angin dor dar gelap (petir), kami batal ke taman itu dan akhirnya berteduh di toko kue, seperti biasa friska membeli pudding dan tristan lebih memilih cheesecake "Makanya jangan ngomong sembarangan, Hampir di azab kan lu!" Ke...

Without you - 1

Ada beberapa cerita dalam hidup yang tuhan ciptakan hanya untuk menjadi seperti lukisan indah.  Terpajang di dalam pigura emas mewah Disimpan di tempat terbaik di sudut istana megah Semuanya indah tapi hanya dinikmati sesaat saja... Terpajang hanya untuk membangkitkan memori yang dinikmati keindahannya  Tidak memiliki alur cerita selanjutnya... Selasa 28 april 2020 Saat itu aku menunggu diluar, memperhatikan jalan sampai seseorang menyebut namaku dengan keraguan "Friska?" Tristan memanggilku "Hai tris" jawabku "Apa kabar? Lagi apa?"  "Aku sehat, lagi nunggu temen bayar makanan, kita habis makan" aku melirik sahabatku yang sedang antri di depan kasir, antrian saat itu begitu panjang "kamu sendiri?" "Aku sehat juga, aku baru mau makan. Lama ya ga ketemu? Kemana aja?" "Aku ga kemana mana cuman emang jarang keluar sih, kamu ngapain disini tris?" "Iya, ini lagi istirahat aku kerja daerah sini" "Yu pulang ka...